Palembang (part 3) – Biliar

Tadi malam sepulang dari Telkomsel, saya pergi main biliar dengan Pak Nana, rekan dari Siemens. Kami main biliar di Tower Billiard & Cafe yang ada di gedung Palembang Square. Kami datang sekitar pukul setengah 9 malam. Ramai sekali tempatnya. Tempatnya tidak terlalu besar, kira-kira hanya ada 14 meja biliar. Kami berada di waiting list tamu yang akan main. Untung pelayannya baik jadi begitu ada meja yang kosong, kami dipersilakan untuk main duluan 😀

Kesan yang saya dapat main biliar di sini adalah tempatnya terlalu bising. Saya main di meja yang berada tepat di bawah pengeras suara. Musik disetel sedemikian keras sampai saya benar-benar terganggu. Mau bagaimana lagi, semua meja penuh jadi tidak mungkin pindah meja. Mejanya cukup bagus, cue stick-nya juga cukup bagus…tidak terlalu parah bengkok-bengkok. Hanya sayang tempat ini terlalu bising.

Di sini tarif per jamnya tidak terlalu mahal. Sampai jam 10an saya hanya membayar Rp 25100 setelah main 1.5 jam lebih. Per jamnya hanya Rp16000,-. Saya cukup heran jam 10 Tower Billiard & Cafe ini sudah tutup. Kami diberitahu pelayannya bahwa jam 10 tiap hari tempat ini tutup, hanya hari Sabtu tempat ini buka sampai pukul 11 malam. Payah…masa jam 10 sudah tutup. Mungkin hari ini saya akan kembali lagi ke sana daripada bengong di hotel. Tapi tempat ini hebat juga, katanya jam setengah 10 pagi sudah buka loh.

Gambar di atas adalah gambar saya saat main biliar di Paderborn Jerman. Tadi malam tidak ambil foto sih jadi biar lengkap ceritanya pakai saja gambar di atas :D. Gambar di atas diambil tanggal 12 Maret 2008 waktu kami bertiga main biliar untuk mengisi waktu sebelum berangkat ke Perancis.

6 thoughts on “Palembang (part 3) – Biliar

  1. iya emang main dipalembang dimana2 bising mas, jangankan di tempat billiard-nya, angkot ama bus kota-nya aja jedug2 ajep2 bisingnya hehehehe… bahkan klo ada yg hajatan siap2 aja tersiksa jd tetangganya krn selama 2hari disuguhi musik ajep2 yg terlampau bising. btw bahan tip itu apa ya mas, saya beli stick handmade dr bahan kayu ramin, dan ujung tipnya dari kayu (berbentuk round dan langsung nyambung) klo saya mau masang tip yg bagus utk newbie spt saya merk apa ya mas?

Leave a Reply