Palembang (part 4) – Biliar & Popeye

Sore ini saya keluar dari hotel sekitar pukul 6 naik ojek ke Palembang Square lagi. Niatnya saya mau main biliar di tempat kemarin, Tower Billiard & Cafe. Tapi saya malah menemukan tempat lain, namanya Sodox Billiard & Cafe (nama yang aneh :)) ). Lagi-lagi pool house yang saya datangi penu. Untung tepat saat saya datang ada orang yang selesai main jadi saya dapat meja.

Sodox Billiard & Cafe menurut saya lebih enak daripada Tower Billiard & Cafe. Kelemahannya satu, tempat ini agak gelap. Meja, cue sticknya lebih OK…O’riley kalau tidak salah meja & cue stcik-nya. Saya main sendiri selama lebih kurang 1 jam. Di menit-menit terakhir ada pegawai sana yang sedang free. Saya ajak dia sparing lawan saya. Cukup main dua rack dengan skor 1-1 😀

Tarif main di tempat ini memang sedikit lebih mahal, Rp25000,-/jam tapi saya lebih puas main di sini. Setelah 1 jam main saya sudah lapar, so saya pulang. Cari makan dulu di mal ini. Masuklah saya ke Popeye. Bingung juga mau makan apa. Akhirnya saya makan daging ayam goreng. Seperti ini gambarnya :

Dari dulu saya tidak pernah tertarik untuk mencoba makan di Popeye. Tapi malam ini saya iseng saja mencoba. Hasilnya negatif….daging dada ayam yang digoreng dengan tepung itu rasanya gak enak. Not recommended at all.

Leave a Reply