Surabaya (part 2) – Hotel Sahid Surabaya

Saya tiba di Surabaya pukul 09.30. Dari bandara Juanda saya naik taksi ke hotel Garden. Belum sampai ke Garden, saya dikabari kalau saya disuruh menginap di Santika karena hotel Garden sudah penuh. Tinggal beberapa ratus meter dari Santika, rencana berubah lagi saya disuruh ke Hotel Ibis Rajawali. Sama seperti Santika, Ibis pun sudah. Baru turun dari taksi pun sudah disambut door man, “selamat siang Pak, sudah booking? kalau belum, hotelnya sudah penuh Pak”. Akhirnya saya numpang duduk selama beberapa menit di lobi hotel Ibis sambil menunggu kabar dari Dwidaya travel tentang hotel saya. Lebih kurang 15 menit saya tunggu, saya dikabari Dwidaya kalau hotel yang tersedia adalah Hotel Sahid. Ya sudah, dari situ naik taksi lagi ke Hotel Sahid.

Sampai di Sahid sekitar pukul 10.40, tahu yang terjadi? Belum ada kamar yang siap…saya harus menunggu lagi sampai sekitar pukul 1 siang sampai ada kamar yang siap. Kebayang gak sih rasanya, kesal tapi ya gak bisa komplain lagi (lagian saya kan harus belajar menghargai perasaan orang lain, jangan terlalu banyak komplain, takut ada yang kecewa lagi dengan sikap saya yang sering komplain 😀 ). Duduklah saya di lobi sambil baca novel. Sejam lebih menunggu, kamar saya siap sekitar pukul 12.35. Hotel Sahid ini rupanya salah satu hotel tua di Surabaya. Kesannya bulukan…nyesel deh nginep di sini. Silakan lihat review-nya di komik berikut ini :

Tidak ada akses internet gratis di Hotel Sahid. Yang tersedia hanya layanan Telkomnet Instan di kamar. Di kamar sudah disediakan petunjuk untuk menggunakan Telkomnet Instan, seperti ini :

Tahu berapa biaya untuk menggunakan Telkomnet Instan di sini? Rp1250,-/menit Gila…semahal itu untuk layanan Telkomnet Instan yang pas-pasan? Hari gini masih pake Telkomnet Instan???

2 thoughts on “Surabaya (part 2) – Hotel Sahid Surabaya

  1. Pingback: Blognya Tedy Tirtawidjaja » Makassar (part 2) - Hotel Sahid Jaya Makassar

Leave a Reply