Sekilas Tentang SUDO

Misalnya saya punya Ubuntu server dengan hostname ubuntu1204. Lalu saya buat user baru dengan nama sysadmin.

root@ubuntu1204:~# useradd -m -d /home/sysadmin -s /bin/bash sysadmin
root@ubuntu1204:~# passwd sysadmin
Enter new UNIX password: 
Retype new UNIX password: 
passwd: password updated successfully
root@ubuntu1204:~#

Ketika saya coba login dengan user sysadmin ternyata saya tidak bisa menggunakan perintah reboot untuk merestart servernya :

ttirtawi@macmini:~$ ssh sysadmin@192.168.10.100
sysadmin@192.168.10.100's password: 
Last login: Thu Jan  2 00:15:34 2014 from macmini.local
sysadmin@ubuntu1204:~$ /sbin/reboot
reboot: Need to be root
sysadmin@ubuntu1204:~$

Saya ingin memberi akses untuk user sysadmin kemampuan untuk merestart server. Untuk menjawab kebutuhan ini kita perlu sedikit mengenal tentang yang namanya sudo.

Akses kontrol di Ubuntu Linux diatur oleh perintah sudo. sudo dikenal sebagai akronim dari Super User Do. User yang diberi hak menggunakan perintah sudo bisa menjalankan perintah-perintah yang tadinya hanya bisa dijalankan oleh user root. Di Ubuntu Linux, root tidak bisa login secara langsung. Beda dengan distro Linux lainnya seperti Debian atau RedHat/CentOS, saat instalasi Ubuntu kita tidak diminta untuk memberi password pada akun root. Alih-alih hanya 1 user yang didefinisikan saat proses instalasi. User pertama ini langsung diberi akses penuh untuk menggunakan sudo. Misalnya seperti contoh di bawah ini, user ttirtawi tidak bisa login sebagai root menggunakan perintah su - root.

ttirtawi@ubuntu1204:~$ su - root
Password: 
su: Authentication failure
ttirtawi@ubuntu1204:~$ sudo bash
[sudo] password for ttirtawi: 
root@ubuntu1204:~#

Untuk mengakses root prompt digunakan perintah sudo bash. Uniknya sudo ini kita tidak perlu lagi repot-repot mendistribusikan password root. User yang diberi akses sudo cukup menggunakan password-nya sendiri.

Bila user biasa yang tidak punya akses sudo mencoba menggunakan perintah sudo akan muncul error seperti berikut ini :

faultmgmt@ubuntu1204:~$ sudo bash
[sudo] password for faultmgmt: 
faultmgmt is not in the sudoers file.  This incident will be reported.
faultmgmt@ubuntu1204:~$

Semua percobaan akses sudo yang gagal tadi akan disimpan dalam file /var/log/auth.log

root@ubuntu1204:~# tail -f /var/log/auth.log  | grep "NOT in sudoers"
Jan  2 08:36:27 ubuntu1204 sudo: faultmgmt : user NOT in sudoers ; TTY=pts/2 ; PWD=/home/faultmgmt ; USER=root ; COMMAND=/bin/bash
^C
root@ubuntu1204:~#

Semua hal berkaitan dengan pengaturan sudo disimpan dalam file /etc/sudoers. Sangat disarankan untuk tidak mengubah file /etc/sudoers secara langsung (dengan teks editor misalnya). Sebaiknya kita menggunakan perintah visudo untuk mengedit file /etc/sudoers. Perintah visudo secara default menggunakan editor nano. Meski menggunakan editor nano, visudo dilengkapi beberapa fungsi internal yang memastikan tidak ada kesalahan sintaks/format.

root@ubuntu1204:~# visudo

Ini contoh tampilan nano yang dipakai oleh perintah visudo :

Visudo Dengan Editor NANO photo nano-visudo_zps7e2c2e15.jpg

Penjaminan akses sudo bisa dilakukan pada level user atau group. Default-nya Ubuntu Linux menggunakan limitasi berbasis group untuk mengatur siapa-siapa yang bisa menggunakan sudo. Ada satu group khusus dengan nama sudo :

root@ubuntu1204:~# grep %sudo /etc/sudoers
%sudo   ALL=(ALL:ALL) ALL
root@ubuntu1204:~#

Pengaturan akses group ditandai dengan tanda %. Contoh di atas bisa dibaca sebagai berikut : semua user yang berada dalam group sudo bisa mengakses semua perintah root, tidak peduli dari mana dia mengakses mesin ini (akses remote dari komputer lain pun dibolehkan menggunakan sudo).

User pertama yang dibuat saat instalasi, masuk dalam group sudo :

root@ubuntu1204:~# grep sudo /etc/group
sudo:x:27:ttirtawi
root@ubuntu1204:~#

Artinya saya bisa menjalankan semua perintah sebagai root, misalnya saya bisa jalankan perintah ini :

  • sudo reboot
  • sudo aptitude install ...
  • sudo route add ...
  • sudo shutdown -h now
  • sudo mkfs.ext3 /dev/sda3
  • dsb

Balik lagi ke permasalahan di awal, bagaimana memberi akses pada perintah reboot saja pada user biasa (sysadmin)? Bisakah saya melakukannya hanya dengan memasukkan user sysadmin ke dalam group sudo? Tentu bisa, tapi dengan begitu user sysadmin akan bisa juga mengganti pengaturan IP, mengganti static routing, memformat harddisk, dsb.

Yang lebih tepat adalah dengan memberi akses pada perintah /sbin/reboot saja untuk user sysadmin. Dengan menggunakan perintah visudo saya menambahkan dua baris berikut ini ke dalam file /etc/sudoers :

Cmnd_Alias RESTART=/sbin/reboot
sysadmin ALL=(ALL) NOPASSWD: RESTART

Pertama saya membuat alias untuk perintah /sbin/reboot, aliasnya saya beri nama RESTART. Lalu saya beri akses kepada user sysadmin untuk menggunakan alias RESTART tadi. Opsi NOPASSWD: artinya user tidak perlu lagi memasukkan password saat mengeksekusi perintah sudo.

Berikut ini adalah salah satu contoh hasil akhir /etc/sudoers setelah saya menambahkan 2 baris baru tadi :

root@ubuntu1204:~# cat /etc/sudoers
#
# This file MUST be edited with the 'visudo' command as root.
#
# Please consider adding local content in /etc/sudoers.d/ instead of
# directly modifying this file.
#
# See the man page for details on how to write a sudoers file.
#
Defaults    env_reset
Defaults    secure_path="/usr/local/sbin:/usr/local/bin:/usr/sbin:/usr/bin:/sbin:/bin"

# Host alias specification

# User alias specification

# Cmnd alias specification
Cmnd_Alias RESTART=/sbin/reboot

# User privilege specification
root    ALL=(ALL:ALL) ALL

# Members of the admin group may gain root privileges
%admin ALL=(ALL) ALL

# Allow members of group sudo to execute any command
%sudo   ALL=(ALL:ALL) ALL

# See sudoers(5) for more information on "#include" directives:

#includedir /etc/sudoers.d

sysadmin ALL=(ALL) NOPASSWD: RESTART
root@ubuntu1204:~#

Dengan begitu user sysadmin sekarang bisa merestart server dengan tambahan perintah sudo.

ttirtawi@macmini:~$ ssh sysadmin@192.168.10.100
sysadmin@192.168.10.100's password: 
Last login: Thu Jan  2 00:19:34 2014 from macmini.local
sysadmin@ubuntu1204:~$ sudo reboot
sysadmin@ubuntu1204:~$ 
Broadcast message from ttirtawi@ubuntu1204
    (/dev/pts/2) at 0:11 ...

The system is going down for reboot NOW!
Connection to 192.168.10.100 closed by remote host.
Connection to 192.168.10.100 closed.
ttirtawi@macmini:~$

Bila banyak user dengan kebutuhan akses sudo yang sama, lebih efisien menggunakan akses group seperti ini :

Cmnd_Alias RESTART=/sbin/reboot
%sysadmin ALL=(ALL) NOPASSWD: RESTART

Saya tinggal memasukkan setiap user yang perlu hak merestart server ke dalam group sysadmin. Misalnya seperti berikut ini :

root@ubuntu1204:~# useradd -G sysadmin -m -d /home/budi -s /bin/bash budi
root@ubuntu1204:~# passwd budi
Enter new UNIX password: 
Retype new UNIX password: 
passwd: password updated successfully
root@ubuntu1204:~# su - budi
budi@ubuntu1204:~$
budi@ubuntu1204:~$ reboot
Command 'reboot' is available in '/sbin/reboot'
The command could not be located because '/sbin' is not included in the PATH environment variable.
This is most likely caused by the lack of administrative privileges associated with your user account.
reboot: command not found
budi@ubuntu1204:~$
budi@ubuntu1204:~$ /sbin/reboot
reboot: Need to be root
budi@ubuntu1204:~$
budi@ubuntu1204:~$ sudo /sbin/reboot
budi@ubuntu1204:~$ 
Broadcast message from ttirtawi@ubuntu1204
    (/dev/pts/2) at 9:07 ...

The system is going down for reboot NOW!
Connection to 192.168.10.100 closed by remote host.
Connection to 192.168.10.100 closed.
ttirtawi@macmini:~$

Saya membuat user baru dengan nama budi. User budi saya masukkan ke dalam group sysadmin. Oleh karenanya budi dapat merestart server dengan sudo reboot atau sudo /sbin/reboot.

Begitu kira-kira caranya mengatur akses pada perintah-perintah “penting” dengan menggunakan sudo.

Leave a Reply